Kamis, 04 April 2013

MY BOY :*


yang digalau-galauin udah ga bikin galau yang sering PHP udah ngasih kepastian yang ya gitu dehhh.... welcome to my life, Aliano Hanjaya Syah Putra

Kamis, 21 Maret 2013

Makhluk Galau Naik Level =.=" #1Pelangi


entah kenapa barusan saya semakin yakin kalo apa yang saya pilih dan saya kejar adalah sesuatu yang sebenarnya sangat tidak penting dan hanya bisa mengganggu pikiran dan waktu saya dari hari ke hari. saya seperti melihat pelangi dalam dirinya. hanya sekilas saja indah namun itu hanya sesaat. yah, dan mau gimana lagi. pertanyaan terbesar yang menghuni otak saya adalah "kenapa saya harus memikirkan anda?". anda hanyalah pelangi. ya pelangi.

Hari ini aku menyerah. Aku benar-benar menyerah untuk mencintai kamu, menunggu kamu untuk perasaan yang seharusnya tidak boleh ada. Saatnya aku pergi. Ya, aku harus pergi. Aku tidak bisa terus selamanya di sini. Kamu terlalu baik untukku. Aku tahu diri.

Bila kamu membaca ini, aku hanya ingin berkata bahwa aku mencintai kamu dengan tulus. Aku tidak pernah ingin memiliki kamu bahkan ketika para kunang-kunang bertanya apakah aku ingin memilikimu, aku selalu menjawab, “Tidak.”. Terimakasih untuk segalanya, terutama kenangan yang selalu kamu ciptakan untukku. Ksatria Langit, aku selalu ingat ketika aku memandang dalam mata kamu. Ada sesuatu yang tak pernah bisa ku baca. Selalu ada batas yang menghalangiku untuk melangkah lebih dekat. Ada binar kecil yang tak pernah bisa aku maknai. Mengerjap timbul kemudian menghilang. Selalu seperti itu.

Aku sudah lelah bermain dengan hati. Dengan intuisi yang semakin lama semakin menyesatkan pikiranku. Aku lelah menduga-duga. Aku tak mau bermain. Aku takut terjatuh. Aku tak sanggup lagi sakit dan aku tak mau rasa ini terlanjur lebih dalam.

Minggu, 24 Februari 2013

NARARYA :)


Kisah cintaku nggak semanis apa yang orang lain punya. Aku nggak pernah dapet bunga atau apapun di hari ulang tahun maupun valentine sama pacarku. Mungkin karena aku terlalu idealis. Kebanyakan mikir dari sudut pandang ini itu, terlalu sibuk sama organisasi dan sekolah, sampai kadang temen-temen dan pacar pun aku lupain. Terkadang aku mikir aku tuh manusia macam apa. Terlalu menganut hidup gaya “SERANG”,sekolah-rapat-pulang. Monoton sih, tapi entah kenapa aku enjoy aja ngejalaninya. Dan lebih parahnya lagi semua hubungan cintaku selalu berakhir menggenaskan karena aku yang terlalu sibuk. Wajar menurutku kalo cowok butuh diperhatiin, butuh ngobrol, dan lain-lain. Tapi sayangnya aku nggak sepenuhnya bisa ngasih itu semua. Dan bisa dipastikan endingnya adalah putus. Kayak beberapa jam yang lalu, aku baru aja putus sama Uki. Aku masih ingat insiden perputusanku sama dia tadi.

“Ra, kamu lagi sibuk banget ya sekarang?” tanya Uki di telepon.

“Lumayan sih,Ki. Aku lagi banyak kerjaan, pegang acara ini itu. Deadline juga sih,minggu depan harus udah selesai. Ni aja aku baru pulang. Capek banget.” kataku sambil menghempaskan tubuh di atas sofa ruang tamu,”Emang ada apa?”

“Aku mau ngomong sesuatu nih.”

“Apaan?”

“Kayaknya kita udah nggak cocok deh.”

“Trus?”

“Gimana kalo kita putus?” Aku diam sejenak. Kaget tapi nggak sedih.

“Oh, oke. Ide bagus tuh. Yaudah kita putus aja. Lagian kan kita masih bisa jadi adek kakak kan?” jawabku dengan nada datar.

“Iya,Ra. Makasih ya buat pengertiannya.”

“Iya, sama-sama. Lagian aku juga kali yang harusnya minta maaf, aku terlalu sibuk. Aku nggak bisa jadi cewek yang baik buat kamu. Maaf ya?”

“Iya,nggak apa apa kok,Ra. Yaudah aku tutup ya? Kayaknya kamu butuh istirahat, deh.”

“Iya nih. Bye,Ki.”

“Bye.”

Klik. Dan telepon dimatikan. Aku benar-benar seperti manusia tanpa perasaan. Dimana-mana cewek yang abis diputusin sama pacarnya tuh minimal sedih, nangis, atau apalah. Sedangkan aku dengan santainya malah nonton reportase investigasi edisi siomay berformalin sambil ngemil somay. Ga jelas banget hidupku. Tiba-tiba sebuah sms masuk ke hpku. Ternyata dari Syla.

Lo abis putus sama Uki, Ra? Kok status facebooknya uki barusan jadi lajang?

Dalam hati aku ketawa. Ini anak emang ratu sosial media banget. Apapun yang terjadi dengan (terutama) facebook pasti dia tau. Langsung aja aku bales.

Iya. Aku putus ma dia. Kenapa emang?

Satu menit kemudian balasan datang lagi. Sepertinya anak yang satu ini terlatih ngirim balesan kilat.

Kok bisa putus? Aku bales lagi asal. Tanyain aja sama rumput yang bergoyang. Aku males bahas. Lagi sibuk liat tv.

Senin, 14 Januari 2013

Ada Apa Dengan (Sh)inta?


Jeng.. jeng.. UAS pertama di bangku kuliah. Rasanya.. mmm…. Aneh iya. Nggak juga iya. Nyebahi karena harus belajar sampe malem (lagi). Kursi yang beda. Ruang yang beda. Pengawas yang bertambah. Dan soal yang sedikit tapi jawabannya naudzubillahimindzalik. =.=”

tapi sesuatu yang sesuatunya adalah sesuatu yang membuat otak berasa dipijet pake ulekan sambel. Ditambah sama sambel kayaknya enak buat dimakan dan jadilah “OTAK PENYET” :DD

Haha.. shin.. shin.. kamu itu kenapa? (*pertanyaan dari sisi otak yang lain) Itu masalah utamanya. Nggak tahu ada apa. Ada yang error atau yang nggak error. Sesuatu yang bisa dibilang ganggu. Terbayang-bayang 1,5 lembar folio yang nanti bakal tersenyum imut atau tersenyum kecut padaku. Hahaha

Tuhaaan... aku stress. rasanya aku pengen naik aja ke langit. pinjem sayapnya siapa aja deh. terserah. rasanya bener-bener aneh. kayak berada di tengah gurun pasir, kehausan, lihat oase, tapi ga berani ke situ gara* ada banyak ranjau. dan saya lebih memilih melihat oase itu dari jauh. hiaaaaa.... aaaaaarhg... maaf yang baca post ini karena khusus yang ini saya lagi AMAT SANGAT NGGAK JELAS PAKE BANGET. hmm... duh!

hati juga sama aja. DIGALAU-GALAUKAN total. hahaha

dan sekarang saya berpikir, APA GUNANYA SAYA? dan SUDAHKAH SAYA BERGUNA? dan ini semua terasa seperti maze. saya berputar-putar,galau mencari jawaban akan semuanya. hmm.. ADA APA DENGAN (SH)INTA? T.T